Sekolah inovatif dengan konsep belajar fleksibel dan berbasis teknologi yang dirancang agar setiap anak bisa berkembang sesuai minat, bakat, dan kebutuhannya. SMM memiliki lebih dari 50 cabang di seluruh Indonesia.
- Industri Pendidikan
- Ukuran Perusahaan Nasional
- Jumlah User 3
- Tahun Bergabung 2024
Kalau bicara soal sekolah inovatif, Sekolah Murid Merdeka (SMM) bisa dibilang salah satu pelopornya. SMM hadir dengan konsep belajar yang fleksibel, berbasis teknologi, dan dirancang agar setiap anak bisa berkembang sesuai minat, bakat, dan kebutuhannya.
Mereka percaya bahwa setiap anak itu unik dan pendidikan seharusnya bisa menyesuaikan, bukan menyeragamkan. Karena itu, SMM berfokus menciptakan pengalaman belajar yang personal, relevan, dan menyenangkan, supaya murid bisa merdeka belajar, berkolaborasi, dan berkarya sesuai potensinya.
Dengan semangat pemerataan pendidikan di Indonesia, SMM terus berinovasi lewat metode pembelajaran berbasis kompetensi dan kolaborasi antara guru, murid, dan orang tua. Tujuannya cuma satu: mencetak generasi yang bukan cuma pintar, tapi juga siap menghadapi tantangan masa depan.
Tantangan Awal: Data Tersebar & Koordinasi Terhambat
Sebagai sekolah yang punya banyak aktivitas dan interaksi lintas divisi, mulai dari pendaftaran murid baru, koordinasi kelas, hingga komunikasi dengan orang tua, tim Sekolah Murid Merdeka dulu sering kewalahan.
Aldias Restu Saputro, atau akrab disapa Aldi, selaku Educare National Coordinator, Sekolah Murid Merdeka, mengungkapkan bahwa sebelum menggunakan Barantum, timnya kesulitan dalam mengelola leads mulai dari calon murid masuk hingga tahap after sales.
Kondisi ini membuat tim kesulitan memantau perkembangan setiap calon murid, serta memperlambat proses tindak lanjut. Sekolah Murid Merdeka pun mulai mencari sistem yang bisa menyatukan semua data dan komunikasi dalam satu platform.
80% Aktivitas Tim Terbantu Sejak Pakai Barantum
Setelah menelusuri berbagai pilihan, akhirnya Sekolah Murid Merdeka memutuskan untuk menggunakan Omnichannel Barantum. Saat ini, sistem tersebut sudah digunakan oleh 138 user aktif yang tersebar di beberapa divisi, terutama di tim Educare dan Admission.
Sementara itu, fitur Omnichannel Barantum membantu tim mengintegrasikan berbagai kanal komunikasi seperti WhatsApp, Instagram, dan website ke dalam satu dashboard utama. Dengan begitu, pesan pelanggan bisa dibalas lebih cepat, akurat, dan terkoordinasi lintas divisi.
Data Terpusat & Koordinasi Lebih Efisien
Menurut Aldi, perubahan terbesar yang dirasakan tim adalah data dan komunikasi kini sudah terpusat dan transparan . Sebelumnya, informasi tersebar di berbagai file dan chat, tapi sekarang semuanya bisa dipantau langsung dari satu sistem.
Dengan data yang lebih terstruktur, tim bisa mengambil keputusan berbasis data (data-driven) dan meningkatkan pengalaman calon murid dalam setiap tahap interaksi.
Dukungan Layanan Barantum: Cepat & Responsif
Selain fitur sistemnya yang lengkap, Aldi juga menyoroti kualitas layanan tim Barantum.
Menutup wawancara, Aldi menyampaikan pesan bagi sekolah atau institusi pendidikan lain yang masih ragu melakukan transformasi digital.
Siap Rasakan Efisiensi yang Sama?
Jika sekolah atau lembaga pendidikan Anda juga mengalami tantangan serupa, data leads yang tersebar, koordinasi antar tim yang lambat, atau sulit memantau performa penjualan sudah saatnya #MulaiPakaiBarantum.
Transformasi digital bukan sekadar tren, tapi investasi jangka panjang untuk pengelolaan yang lebih cerdas. Yuk, rasakan manfaatnya sekarang!
Satu aplikasi untuk semua kebutuhan bisnis Anda
CRM Penjualan - CRM Customer Services - Omnichannel Komunikasi